Keempat: adik-adikku
Nurinda. Aku faham kau dalam dilema. Perasaanmu sekarang begitu gejolak. Keluarga berantakan, kau ditengah -tengah. Adikku, percayalah. Aku faham apa yang kau lalui. Aku pun pernah lalui perkara serupa. Kekadang, aku rasa begitu kesal kerana tak dapat selalu bersamamu.... to be your big brother giving you a listening ear and having my shoulder for you to cry on. Tapi tak kesampaian. Mungkin aku terlalu sibuk dengan keluargaku sendiri. Mungkin aku kurang peka kepada keperluan adikku.Zaleha. I'm really happy for you. Yes, I understand your concern with regards to your only son. I applaud you for giving the time and effort to understand him. But don't forget your daughter.... she needs your love just the same. This reminds me of Ayah yang kekadang terlalu concernkan Amir hinggakan kurang beri perhatian pada Nurinda. Insyaallah.... aku akan usahakan diriku untuk lebih dekat dan prihatin terhadap adik-adikku.
(taken from brother blog)
seriously,i don't need attention.i just need a listening ear.